Sebuah Keharusan

June 15, 2007

Halo semua… to the point aja ya. Kebanyakan basa basi soalnya saya mah hehehe.

Di radio Gomezone, banyak program atau acara yang sangat menarik minat Gomezoner (sapaan kami kepada pendengar). Salah satunya ada GOMEZONER’S CREATION atau GC. Dulunya, saya memandang GC hanya sebagai ajang Gomezoner untuk berapresiasi lewat puisi, cerpen, artikel dllnya. Tapi lambat laun, saya mulai menggeser pandangan itu dan menambah satu item ke dalam GC. Saya pikir ini adalah sebuah keharusan untuk kaula muda di kota kecil Ende.

Di Ende, ada banyak anak muda yang membentuk grup/band. Mereka; ada yang memang memiliki perangkat band sendiri dan ada pula yang rutin ngejam di studio-studio band yang mana memang disewakan untuk publik karena tidak memiliki perangkat band sendiri.

Kalau saya mau bilang; kaula muda Ende itu kreatif juga kok. Buktinya, dalam salah satu ajang Band Competition yang diselenggarakan oleh SMUK Syuradikara, ada 1 band sekolah yang mana mereka membawakan 2 lagu ciptaan sendiri. Itu terjadi di tahun 2006. Dan jelas saya kaget. Kaget bukan karena merasa tersaingi (soalnya saya ini juga tergila-gila menciptakan lagu), tapi karena saya pikir… kenapa mereka nggak coba jalur radio untuk memperkenalkan musik mereka ke masyarakat kota Ende?
Memang benar di kota Ende banyak lagu-lagu daerah diciptakan dan beredar dari musisi lokal juga. Tapi kalo lagu bernuansa nasional oleh musisi lokal… kenapa tidak?

Dari itulah, saya akhirnya kepikiran untuk menambah 1 item lagi di acara GC. Yaitu menampilkan band-band yang ada di kota Ende yang mana mereka membawakan lagu-lagu ciptaan sendiri secara akustik-an di studio 1 Gomezone. Dan niat ini baru tersampaikan alias baru diumumkan minggu kemarin. Saya harap banyak anak band yang berminat… sangat berharap karena saya pikir ini adalah SEBUAH KEHARUSAN!! Rasanya akan sangat bangga bila Gomezoner tidak lagi berpatokan merequest lagu milik Anima atau Slank saja… tetapi juga nama band lokal… wah saya bangga sekali membayangkannya.

Sebagai anak band, saya tergila-gila untuk menciptakan lagu. Dan saya juga pernah menulis tentang proses saya menciptakan lagu itu seperti apa. Ya, saya cuma bisa main gitar bolong dan itupun kasar-kasar saja. Tapi di otak selalu ada ide untuk nada-nada tertentu…. Kalau dulu saya menggunakan jasa HP untuk merecord dengungan saya, sekarang saya pakai jasa mp4/iPOD ituh untuk menampung apa yang ingin saya sampaikan lewat lagu. Lantas kalau saat anak Cendaga ngumpul, teman-teman band (Noel, Alimin, Bhutham atau Chonzer) yang akan mencari kunci yang tepat untuk dengungan saya itu hehehe. Dan saat jam session… jadilah lagu itu!

Jadi, untuk kaula muda di kota Ende, saya ajak mereka berkreasi. Tidak hanya membawakan lagu-lagu mereka via radio (on air) ala akustik di acara GC, tapi bisa juga dengan merekam lagu-lagu ciptaan mereka menggunakan jasa iPOD tersebut. Mengapa? Urusan teknologi di Ende masih rabun senja, bung ;) ) jadi dimaklumi saja. Dengan jasa alat perekam (nggak perlu iPOD aja tentunya), mereka bisa merekam lagu-lagu mereka ala akustik dan kemudian bisa diedit nantinya via program editing yang marak digunakan… ada CE, ada juga AE ada juga SF hehehe :p dan lain-lainnya.

Paling tidak, itu cara termudah yang saya anjurkan ke mereka (anak band; Gomezoner). Terserah mereka mau mengikuti saran saya atau tidak. Atau… kalau mereka punya tekhnologi yang lebih tinggi dari saya… monggo disco reagge aja deh hehehe ;) ) saya enggak memaksa mereka harus/berpatok pada apa yang telah saya lakukan dan buktikan kok… tapi saya tetap menunggu mereka menghubungi humas Gomezone, untuk mengisi acara GC dengan lagu-lagu ciptaan sendiri.

Dan ini benar-benar sebuah keharusan!!

Kabar terakhir yang saya dengar sih… setelah sukses mendatangkan Anima di kota Ende, Djarum L.A. Light bakal ngadain Band Competition di kota Ende. Nantinya pemenang kompetisi ini yang akan menjadi band pembuka bila nanti Djarum L.A. Light menggiring band lain ke Ende hehehe… SLANK kapan yaaaa????? Hahahahah. Yang jelas radio Gomezone tetap menjadi pendukung utamanya kekekek.

Waduh… biasanya kalo sudah begini, otak saya bakal penuh lagi dan niat untuk menulis bakal tertunda lagi deeeeh. Susah memang… hehehe. Barusan sembuh sakit gara-gara otak ma body nge-HANG! Huuuu… coba yaaaaa kerja itu liat waktu. Kerja kayak orang gila… hiks…

Notes;
Iklan tersukses yang saya buat adalah Miwon Coffee Mix dan Pengumuman ala Wings! Banyak yang minta saya bikin iklan mereka yang seperti itu… wewwww… suseeeeh hehehehe *ngakak*
Mami vi3 apa kabar??? Saya juga kangen, mi.
Dan Nino… kamyu dan Like Only A Woman Can itu bikin saya sembuh dari sakit.

Wassalam.

8 Responses to “Sebuah Keharusan”

  1. siwoer Says:

    kutukupret….ternyata pindah alamat toh? :P Bijimana teh kabarnya? sayah skr jadih males ngepos. soalnya inet lelet di tempat baru… Yo wis MERDEKA :D

  2. vi3 Says:

    tuteeeeeeeeeeeeeehhhhhhhhhhhhhh……… onlen gaaaaaaaaaaaa??????
    pengen ngobrol!!!!!!

  3. omith Says:

    hi tuteh..
    wa.. akhirna aku menemukan mu.. l agi

    *hugz*
    masi inget kaga yawh..

    pinda wordpress ya..
    smoga makin keren.. :)

  4. venus Says:

    hai haaaiiii….ini tuteh yg ‘the messenger’ kah??? pindahan to???

    aduh kaget, ada nama saya di blogroll, euy..heuheuheu…tenkyu tenkyu tenkyu…

  5. goiq Says:

    hihihihi….teh minta lagu duonkzzz… gyahahaha… dah ga aman lagi kali yeah secara gw juga penyiar radio skrg…tinggal muter sendiri.yahahaha….

  6. Zawa Says:

    haluuuu… aku mo minta sample lagunya dunk hehehehehe… :D

  7. amma Says:

    ya ampyun say..pindahan sini toh..weleh..weleh..:D
    miss u :D

  8. cepeh Says:

    mana anak band mu dulu trehhh..tutreeh bletreeehhh…huh…


Leave a Reply